Lembaga keuangan internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global melambat pada tahun ini akibat melemahnya permintaan dan ketegangan perdagangan. Negara berkembang diminta memperkuat bantalan fiskal dan menjaga stabilitas sektor keuangan.
Dalam laporan terbarunya, lembaga tersebut menyoroti tingginya biaya pinjaman dan volatilitas arus modal. Kebijakan moneter yang terukur dinilai penting untuk menjaga inflasi tanpa menekan pertumbuhan secara berlebihan.
Pemerintah di sejumlah negara mulai memperluas jaring pengaman sosial dan mendorong investasi pada sektor produktif. Diversifikasi mitra dagang juga menjadi strategi untuk mengurangi risiko guncangan eksternal.