Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. Penguatan didorong masuknya aliran modal asing ke pasar surat berharga negara seiring membaiknya sentimen investor global.

Analis pasar menilai data inflasi yang terkendali dan stabilitas kebijakan moneter menjadi faktor penopang. Namun, volatilitas masih berpotensi terjadi mengingat ketidakpastian kebijakan di negara maju.

Pelaku usaha diminta memanfaatkan momentum untuk memperkuat lindung nilai terhadap risiko kurs. Pemerintah disebut terus memantau pergerakan pasar dan menjaga likuiditas valuta asing.